Umrah Idaman Berujung Nestapa: Kenali Modus Penipuan Travel
Ibadah umrah adalah dambaan setiap Muslim, namun di balik niat suci itu, mengintai modus penipuan travel yang merenggut impian dan harta. Ribuan calon jemaah kerap menjadi korban janji manis harga murah yang berujung pada keberangkatan tak jelas, visa macet, atau bahkan pembatalan sepihak.
Modus utamanya sederhana: menawarkan paket umrah dengan harga jauh di bawah pasar, fasilitas mewah yang tak realistis, atau jadwal keberangkatan yang terlalu cepat. Setelah pembayaran dilakukan, para penipu akan menghilang, menunda tanpa alasan jelas, atau memberikan alasan teknis palsu hingga akhirnya jemaah tak bisa berangkat dan uang pun raib. Kerugian finansial tak terelakkan, ditambah trauma dan hilangnya kesempatan beribadah.
Agar Anda Tidak Menjadi Korban, Perhatikan Ini:
- Izin Resmi: Pastikan travel memiliki izin resmi dari Kementerian Agama (Kemenag) RI dan terdaftar di SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Data Terpadu Umrah dan Haji Khusus).
- Rekam Jejak: Cari informasi dan ulasan (review) dari jemaah sebelumnya. Jangan mudah percaya testimoni di media sosial yang terlalu bombastis.
- Transparansi Paket: Teliti rincian paket: maskapai, akomodasi (nama hotel, jarak ke Masjidil Haram/Nabawi), visa, transportasi lokal, dan apa saja yang termasuk serta tidak termasuk.
- Harga Realistis: Waspada jika harga terlalu murah atau tak masuk akal. Harga umrah memiliki standar minimal biaya.
- Pembayaran: Hindari pembayaran penuh di muka atau ke rekening pribadi. Lakukan pembayaran ke rekening perusahaan dan minta bukti transaksi yang sah.
Penting untuk selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi mandiri. Jangan biarkan niat suci Anda ternoda oleh ulah penipu. Umrah adalah ibadah, bukan sekadar perjalanan.