Literasi politik

Melek Politik: Kunci Demokrasi Berkualitas

Literasi politik bukanlah sekadar tahu nama pejabat atau partai. Lebih dari itu, ia adalah kemampuan memahami sistem politik, menganalisis kebijakan, dan menelaah informasi secara kritis. Ini adalah fondasi bagi partisipasi warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab dalam sebuah demokrasi.

Seorang yang melek politik mampu membedakan fakta dari opini, mengenali janji-janji kampanye yang realistis, serta memahami dampak kebijakan terhadap kehidupan sehari-hari. Ia tidak mudah terprovokasi hoaks atau narasi sesat, melainkan mencari sumber informasi yang beragam dan terverifikasi sebelum membentuk pandangan.

Mengapa ini penting? Karena tanpa literasi politik, demokrasi kita rentan. Warga negara bisa terjebak pada pilihan emosional atau populis, bukan berdasarkan visi dan kompetensi. Literasi politik memberdayakan kita untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah, mengawal kebijakan publik, dan turut serta dalam menciptakan tata kelola yang lebih baik.

Membangun literasi politik adalah tugas kita bersama. Dimulai dari diri sendiri: membaca, bertanya, berdiskusi, dan selalu berpikir kritis. Dengan melek politik, kita bukan hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga arsitek sejati bagi masa depan demokrasi yang kuat dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *