G20: Nadi Ekonomi Global, Menentukan Arah Dunia
G20, atau Kelompok Dua Puluh, adalah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan 19 negara dengan perekonomian terbesar di dunia ditambah Uni Eropa. Forum ini memainkan peran krusial dalam mengatasi tantangan global, mulai dari stabilitas keuangan, perubahan iklim, hingga isu-isu pembangunan.
Salah satu sorotan terbaru G20 adalah Presidensi Indonesia pada tahun 2022 yang puncaknya diselenggarakan di Bali. Di tengah ketidakpastian geopolitik dan tantangan ekonomi pasca-pandemi, Indonesia berhasil memimpin forum ini untuk menghasilkan "Bali Leaders’ Declaration". Fokus utama saat itu meliputi pemulihan ekonomi global yang inklusif, transformasi digital, dan transisi energi berkelanjutan. Keberhasilan ini menunjukkan kapasitas G20 dalam mencari titik temu di tengah perbedaan dan menghasilkan komitmen bersama.
Estafet kepemimpinan kemudian beralih ke India pada tahun 2023, yang melanjutkan agenda-agenda penting seperti penguatan infrastruktur digital publik dan pembangunan berkelanjutan. Kini, G20 bersiap di bawah Presidensi Brasil pada tahun 2024, dengan fokus pada memerangi ketidaksetaraan, pembangunan berkelanjutan, dan reformasi tata kelola global.
Isu-isu seperti inflasi, ketahanan pangan, rantai pasok global, perubahan iklim, dan fragmentasi geopolitik tetap menjadi agenda utama yang membutuhkan solusi kolektif dari negara-negara anggota G20. Singkatnya, G20 bukan hanya sekadar pertemuan para pemimpin dunia. Ia adalah platform vital tempat negara-negara dengan kekuatan ekonomi terbesar berdialog dan berkolaborasi untuk membentuk arah masa depan ekonomi global yang lebih stabil dan inklusif bagi semua.