kontak PT. Pernik Diva Nirwana

Jember Fashion Carnaval ternyata memiliki impact yang besar terhadap kota Jember. Selama ini, kota Jember yang terkenal sebagai Kota Tembakau telah bertransformasi menjadi Kota Karnaval layaknya Brazil.

Adalah Dynand Fariz, seorang perancang mode yang menyelesaikan pendidikannya di Paris, Perancis, dan kemudian menggagas terselenggaranya Jember Fashion Carnaval, mulai dari gelaran lokal hingga menjadi karnaval yang diakui dunia dan kini menempati urutan ke-4 sebagai Karnaval terbesar dan terunik di dunia.

Ide awal Jember Fashion Carnaval didasari dari adanya pagelaran Grup Reog Ponorogo di jalan-jalan protokol Kota Jember ketika memperingati hari jadi Kota Jember atau saat merayakan hari Kemerdekaan RI.

Saat gelaran awal, Jember Fashion Carnaval yang sering disebut juga dengan JFC terlihat tidak berbeda dengan gelaran-gelaran sebelumnya. Namun, seiring berjalannya waktu, gelaran JFC mulai menemukan jati dirinya dengan menampilkan beragam desain kostum yang ciamik sehingga akhirnya mampu menarik ratusan fortografer dari seluruh dunia untuk datang dan mengabadikan Jember Fashion Carnaval.

Berkat Dynand Fariz juga, wisatawan asing yang selama ini datang ke Indonesia hanya untuk mengunjungi Bali atau Borobudur, kini mereka mendapat pilihan lain, yaitu mengunjungi Jember dan turut menyaksikan JFC.

Tidak berlebihan kiranya, apabila Dynand Fariz mengatakan bahwa Jember Fashion Carnavale ini sudah setara dengan Karnaval Mardi Grass, Karnaval di Rio de Jeneiro, Karnaval Santa Cruz de Tenerife, Karnaval Berlin, Karnaval Nice di Perancis dan Karnaval di Venesia.

 

Jember Fashion Carnaval Jadi Berkah Banyak Orang

Jember Fashion Carnaval

Kesuksesan Jember Fashion Carnaval yang digagas Dynand Fariz ini menjadi berkah bagi banyak orang, termasuk masyarakat setempat. Ratusan pedagang makanan dan minuman, tukang becak dan penyedia penginapan mendapatkan banyak rezeki pada saat Jember Fashiona Carnaval digelar.

Jember Fashion Carnaval ke-14 yang akan digelar pada 26-30 Agustus 2015 ditargetkan akan menjadi kiblat karnaval Indonesia serta dapat disiarkan ke seluruh dunia layaknya Karnaval di Rio De Janeiro.

Bagi pelaku bisnis, crowd market yang tinggi pada saat JFC digelar menjadi modal penting dan daya magnet tersendiri yang membuat mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan stand sebagai tempat promosi produk dan jasa yang mereka miliki.

Tahun ini, JFC juga memiliki Jember International Exhibition yang didalamnya juga mengakomodir para stake holder dari bisnis di bidang Fashion, Art+Craft, Tourism, and Cullinary (FACT+C).

So, bagi Anda yang memiliki bisnis di bidang FACT+C, Anda dapat mempromosikan produk maupun jasa Anda dengan memiliki stand dalam gelaran Jember Fashion Carnaval 2015 melalui link berikut ini.