kontak PT. Pernik Diva Nirwana

Tips Membuat Desain Brosur yang Efektif kali ini akan membantu Anda merancang sebuah brosur yang baik, tepat guna dan tepat sasaran sesuai dengan tujuan marketing yang Anda lakukan.

Brosur masih menjadi pilihan bagi sebagian besar perusahaan untuk mempromosikan produk atau jasa mereka. Karena, selain faktor low cost, brosur juga dianggap dapat berfungsi ganda, yaitu sebagai penyampai informasi sekaligus sebagai katalog produk.

Tips Membuat Desain Brosur yang Efektif

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), brosur memiliki tiga pengertian, yaitu 1) bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yg disusun secara bersistem; 2) cetakan yg hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid; 3) selebaran cetakan yg berisi keterangan singkat, tetapi lengkap (tt perusahaan atau organisasi).

Sebagai ujung tombak dalam rangkaian promosi, sudah seharusnya Anda mampu merancang brosur yang efektif sehingga penggunaannya dalam kegiatan promosi Anda dapat lebih menonjol, tepat guna dan tepat sasaran.

Meski bukan seorang desainer, tidak ada salahnya apabila Anda mengetahui cara atau tips membuat desain brosur yang efektif. Sedangkan bagi Anda yang berkecimpung di bidang desain grafis, tips membuat desain brosur yang efektif berikut ini dapat Anda jadikan sebagai tambahan pengetahuan dalam membuat brosur yang efektif untuk klien-klien Anda.

So, berikut ini tips membuat desain brosur yang efektif.

 

1. Ketahui Tujuan Brosur Anda Terlebih Dahulu

Ketika seseorang ingin membuat sebuah brosur, maka hal pertama yang harus dipikirkannya adalah tujuan dari brosur itu sendiri.

Begitu pula dengan seorang desainer grafis yang berpikir tentang desain sebuah brosur, maka langkah awal yang sebaiknya dilakukan adalah meminta klien untuk mendefinisikan tujuan mereka dan bertanya kepada klien, mengapa mereka berpikir bahwa mereka membutuhkan brosur?

Dengan mengetahui tujuan yang ingin dicapai dari sebuah brosur, maka Anda sudah separuh jalan dalam mendesain brosur yang efektif.

 

2. Batasi Penggunaan Font

font dalam brosur

Ingat, brosur bukanlah media promosi yang memiliki banyak ruang. Bahkan, seringkali ukuran brosur dibuat lebih kecil dari ukuran normal agar dapat dimasukkan ke dalam saku celana dan mudah dibawa kemana-mana. Oleh karena itu, Anda tidak membutuhkan banyak font ketika Anda berpikir tentang merancang brosur.

Dalam brosur, Anda akan membutuhkan jenis font untuk judul, sub judul dan body teks. Manfaatkan variasi penggunaan warna dan ukuran font, untuk meminimalisir terlalu banyaknya font yang digunakan.

 

3. Penggunaan Gambar yang Jelas

Untuk membuat desain brosur yang efektif, sebaiknya Anda menggunakan gambar-gambar atau foto dengan kualitas resolusi tinggi dan jernih. Tentunya, Anda tidak ingin menyebarkan brosur produk Anda dengang ambar yang buram di dalamnya, bukan?

 

4. Ketahui Jenis Kertas yang Digunakan

jenis kertas dalam membuat desain brosur

Bagi seorang desainer grafis, penting sekali untuk mengetahui jenis kertas yang digunakan sebelum memulai mendesain brosur. Karena, hal ini terkait dengan desain dan proses akhir cetak nantinya.

Misalnya, hindari desain yang menggunakan warna-warna blok apabila Anda hendak mencetak brosur pada kertas tipis. Atau, ketahui terlebih dahulu, apakah kertas yang digunakan nanti memiliki permukaan kasar, halus, licin, mengkilap atau buram. Apabila Anda tidak mengetahui hal ini, maka jangan terkejut ketika Anda mengetahui hasil cetakan Anda mengecewakan.

Saat ini, seorang desainer grafis tidak hanya diharapkan memiliki pengetahuan desain yang baik saja, tetapi juga dituntut untuk memiliki pengetahuan mengenai hal-hal yang terkait dengan desain itu sendiri, seperti ukuran kertas, jenis kertas, dan bahkan hingga ke proses cetak.

 

5. Penggunaan Resolusi Gambar

Saat mendesain sebuah brosur di komputer, Anda kemungkinan tidak memperhatikan perbedaan dari gambar yang menggunakan resolusi 72 dpi atau 300 dpi. Namun, berbeda masalahnya ketika desain tersebut dikirim ke percetakan. Penggunaan resolusi 72 dpi dengan 300 dpi akan menghasilkan cetakan yang sangat jauh berbeda.

Pada umumnya, seorang desainer grafis akan menggunakan resolusi 300 dpi (dot per inch) ketika sedang mendesain brosur atau barang cetakan lainnya dan menggunakan format tiff atau eps dengan mode warna CMYK.

 

6. Copywriting yang Baik

Brosur tidak hanya berisi judul dan gambar. Suka atau tidak, dalam sebuah brosur, copywriting juga memegang peranan penting agar tujuan dari brosur itu sendiri dapat tercapai.

Lalu, apa sih pengertian copy writing itu?

Dalam dunia periklanan, copywriting diartikan sebagai proses atau cara untuk menciptakan teks iklan. Sedangkan menurut Frank Jefkins (ahli periklanan dan public relation), copywriting adalah seni penulisan pesan penjualan yang paling persuafif dan kuat.

 

7. Utamakan Pembaca

Ketika berpikir mengenai bagaimana merancang sebuah desain brosur, tetap tanamkan tujuan akhir dari brosur itu di pemikiran anda.

Dan, tujuan akhir brosur itu sendiri pasti melibatkan pembaca atau calon konsumen potensial Anda. Oleh karena itu, sebelum merancang desain brosur, Anda juga harus mengetahui akan diterbitkan dimanakah brosur itu nantinya?

Apakah brosur itu akan diterbitkan pada media online seperti website? Ataukah brosur itu akan disebarkan secara gratis di pameran? Ingat, Anda merancang desain brosur untuk para pembaca, bukan untuk diri Anda sendiri.

 

8. Tetap Berpikir Sederhana

Usahakan untuk membuat konsep desain brosur yang jelas dan sederhana.

Anda ingin tahu bagaimana membuat desain brosur yang menonjol, bukan? Terkadang ide-ide sederhana justru menjadi ide desain yang terbaik.

Apabila Anda menemukan klien yang menginginkan banyak gambar dalam brosur mereka, maka Anda dapat memberikan saran tentang permainan tipografi dan teks yang memberikan pernyataan tentang apa yang ingin mereka katakan.

 

9. Jangan Memaksakan Perbedaan

Sebagai seorang desainer grafis, tentu setiap hari Anda akan berkutat dengan penggunaan jenis huruf yang sama dalam setiap desain yang Anda buat.

Mungkin ketika Anda menerima order desain brosur yang baru, Anda berpikir untuk menggunakan jenis huruf yang berbeda dari yang biasa Anda gunakan. Padahal, Anda tahu jenis huruf itu tidak sesuai dengan tujuan dari desain brosur yang Anda buat.

Jangan!

Jangan paksakan perbedaan tersebut hanya karena Anda ingin tampil berbeda. Pahamilah bahwa semua hal ada fungsi dan kegunaannya masing-masing. Oleh karena itu, begitu banyak pendapat yang kita dengar mengapa Helvetica atau Times New Romans lebih sering digunakan untuk body teks, dan huruf Rockwell baik digunakan untuk judul.

 

10. Berikan Kesan Baik pada Pandangan Pertama

Desain brosur juga harus dapat memberikan kesan pertama yang baik pada setiap pembacanya. Desain brosur juga sudah seharusnya dapat menggambarkan kegiatan atau bisnis yang dilakukan klien.

Desain brosur untuk organisasi badan amal tentunya tidak akan menampilkan sebuah brosur mahal yang akan membuat orang-orang berpikir bahwa organisasi amal tersebut telah menghabiskan biaya yang besar hanya untuk membuat brosur.

Sedangkan desain brosur untuk peluncuran produk baru sebuah perusahaan, pastinya harus terlihat mewah dan menonjol pada sebuah pameran, sehingga dapat menarik perhatian calon konsumen.

 

Kesepuluh tips membuat desain brosur yang efektif diatas dapat anda gunakan untuk membuat desain brosur Anda semakin baik dan tepat.

Memang membutuhkan waktu dan tenaga untuk membuat desain brosur yang efektif. Namun, jika Anda ingin menyerahkan proses pembuatan desain brosur kepada pihak yang profesional, maka PT. Pernik Diva Nirwana adalah pilihan yang paling tepat.

Pengalaman PT. Pernik Diva Nirwana selama puluhan tahun dalam menangani order desain dan cetakan telah membuktikan kapasitasnya sebagai percetakan dan jasa desain terbaik.

Anda yang mencari percetakan dan jasa desain terbaik di Bekasi, dapat menghubungi PT. Pernik Diva Nirwana melalui telepon di 021-8647534.

Sedangkan Anda yang berdomisili di Jakarta atau di seluruh kota besar di Indonesia, namun membutuhkan percetakan dan jasa desain di Jakarta, Anda dapat melakukan order online melalui telepon, email atau menghubungi kami disini.